Gambar ini menunjukkan seorang gadis kecil yang memakai baju biru muda, rambutnya dikepang. Dia sedang berdiri di tengah hujan dengan latar belakang tanaman hijau. Gadis itu terlihat sedikit sedih, mungkin karena hujan.

Hujan Rindu Cumbuan

Hujan Rindu Cumbuan

Ia turun dan meratapi,
Jatuh di tanah gersang
Haus akan cumbuan hidup
Butiran-butirannya turun dari mata
Menapaki jalan sunyi sendiri
Membayangkan kisahnya terbungkam

Bangunan tinggi menjulang
Menyembunyikan duka di balik nyata,
Di antara lorong-lorong hampa
Cerita menghilang dan terpatri,
Hujan menyaksikan kenangan
Memerciki dinding-dinding hati yang kering
Mencari tanda makna kehidupan

Setiap percikannya
Mampu menghidupkan suara yang mati
Mengingatkan masa-masa masih di sini
Namun, hanya tinggal dingin menusuk
Mengikhlaskan hati yang tak lagi sanggup

Hujan menyanyikan lagu sendu,
Sebagai pengungkap rindu dicumbu
Hujan memberi harapan
Pada benih-benihyang ditaburkan,
Di tanah gersang ini, mungkinkah kamu datang?
Mengubahnya menjadi nyanyian syahdu
Hujan di tanah ini, membawa kesan cinta.