Gambar ini menunjukkan jendela dengan tetesan air hujan di permukaannya. Jendela tersebut tampaknya memiliki kisi-kisi dengan bingkai putih. Warna keseluruhan gambarnya lembut, dengan nada kebiruan. Tetesan air bervariasi dalam ukuran, dengan beberapa menjadi titik-titik kecil dan yang lainnya lebih besar dan terlihat jelas. Latar belakang di luar jendela kabur dan tidak jelas karena hujan.

Gerimis Sayang

Siapa yang menyapaku dengan lembut?
Meniupkan angin, membawa bau syahdu?
Menghujankanku dengan rindu?
Oh, ternyata gerimis yang membuat semua itu

Rinduku basah, sayang
Menyulam hati nan bimbang
Ternyata, yang kunanti hanya bayang
Gerimis yang terus panjang

Aku ketakutan, sayang
Suara gemuruh di luar kencang
Gerimiskan, bukan badai yang datang?